Jumat, 01 Februari 2013

Kamis, 08 Maret 2012

Membuat PC Router Pada Jaringan Komputer

 
 
 

Membuat PC Router Pada Jaringan Komputer

 
 
 
Secara umum router didefinisikan sebagai sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya. Sedangkan fungsi dari router itu sendiri adalah sebagai dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu komputer ke komputer lainnya dalam sebuah jaringan.
Router juga banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan yang lebih kecil ke jaringan yang lebih besar, atau bisa juga digunakan untuk membagi jaringan besar ke menjadi subjaringan yang lebih banyak.
Pada pembahasan ini, kita akan mencoba membuat sebuah router PC sederhana untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer. PC router ini hampir sama fungsinya dengan router lainnya yang dijual oleh perusahaan-perusahaan pembuat router.
Untuk bisa membuat PC router sederhana, kita tidak perlu dahulu menggunakan sistem operasi Windows server atau sekeluarga. Yang kita butuhkan hanyalah sistem Windows Xp Profesional biasa yang terinstall disemua komputer yang akan terhubung dalam sistem jaringan yang akan kita buat. Berikut ini adalah alat-alat yang kita butuhkan untuk membuat PC Router biasa :
  1. Sebuah PC yang akan kita jadikan PC Router yang telah dipasang dua buah LAN Card (NIC)
  2. Kabel LAN UTP yang sudah siap pakai
  3. Switch atau Hub 8 port
Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi PC yang akan kita jadikan PC Router. Untuk mengkonfigurasi dapat dilakukan dengan membuka Control Panel à Pilih Network Connections à Klik kanan pada LAN Card Pertama à Pilih Properties.
Pada tab General, pilih Internet Protocol (TCP/IP) à pilih Properties à Masukan IP Address untuk PC yang akan dijadikan PC Router. Atau jika PC router ini akan dijadikan sebagai share internet bagi anggota jaringan lainnya, masukan IP Static yang diperoleh dari ISP pada NIC yang pertama. Masukan secara lengkap IP Address Static, DNS, ALT DNS serta default gateway yang diperoleh dari ISP. Klik OK untuk menutup konfigurasi. (konfigurasi NIC pertama sudah selesai). Sekarang lakukan pengetesan dengan menge- ping DNS yang kita masukan tadi. Misal konfigurasi NIC pertama :

            IP Address                   : 192.168.47.63
            Subnet Mask                : 255.255.255.240
            Default Gateway           : 192.168.47.66
            DNS                            : 203.157.31.1
            ALT DNS                    : 203.157.32.2

Cek koneksi melalui Start à Run à ketikan ping 203.157.31.1 –t
Jika koneksi tersambung maka akan ada konfirmasi
            Reply from 203.157.31.1 : bytes = 32 time= 5 ms TTL 512
            ….
Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi NIC yang kedua. Langkah ini sama dengan konfigurasi NIC pertama. Bedanya, pada NIC ini adalah alamat IP komputer yang akan dijadikan Router. IP Address dan gateway pada NIC kedua inilah yang nantinya akan dijadikan default gateway bagi komputer client. Konfigurasi pada NIC kedua ini yang akan dijadikan patokan nantinya dalam pengalamatan IP pada PC client. Misalkan konfigurasi untuk NIC kedua adalah sebagai berikut :

            IP Address                   : 192.168.10.1
            Subnet Mask                : 255.255.255.0
            Default Gateway           : 192.168.10.1
            DNS                            : 203.157.31.1 (mengikuti DNS ISP)
            ALT DNS                    : 203.157.32.2 (mengikuti DNS ISP)
 Konfigurasi untuk PC yang akan kita jadikan telah selesai dan siap untuk dihubungkan dengan komputer client. Pasangkan Switch atau hub melalui NIC kedua kemudian sambungkan PC client melalui Hub tersebut dengan mengkonfigurasi IP Address sesuai dengan default gateway yang ada pada NIC kedua.

Membuat Proxy Server sederhana di Windows XP menggunakan Privoxy

Membuat Proxy Server sederhana di Windows XP menggunakan Privoxy


Artikel ini saya buat berdasarkan atas pengalaman dan informasi dari berbagai sumber, jika ingin mengcopy atau memperbanyak isi dari artikel ini baik seluruh maupun sebagian diijinkan asal tetap menuliskan sumbernya.
Bagi pengguna Linux tingkat intermediate dan expert mungkin sudah biasa dengan software squid untuk men-sharing koneksi internet, walau bukan tidak mungkin juga squid digunakan dalam operating system windows. Sesuai dengan judul nya, kita akan membuat sebuah proxy server berbasis http di Operating System berbasis Windows XP untuk para nubie dengan menggunakan software Privoxy. Privoxy adalah sebuah tools gratis untuk membuat proxy server di Windows yang sebetulnya sangat powerfull jika kita dapat melakukan konfigurasi pada seluruh file konfigurasi dan pendukungnya.
Dalam bahasan kali ini kita hanya akan melakukan konfigurasi sederhana dalam privoxy untuk dapat melakukan/memberikan share koneksi internet kita melalui Windows XP ke komputer lainnya dalam suatu jaringan. Tutorial ini bisa dipergunakan untuk kalangan pribadi atau umum (tidak disarankan). Saya rasa sudah cukup prolognya dan sekarang kita akan memulai praktek pembuatan proxy server di windows xp dengan menggunakan Privoxy.
Persiapan yang diperlukan :
1. Komputer OS Windows XP (server) terhubung dengan internet.
2. Komputer Client (untuk uji coba boleh Windows atau operating system lainnya).
3. Kabel LAN dan/atau Switch/hub (penghubung 2 komputer tersebut).
4. Software Privoxy bisa diunduh di >> https://sourceforge.net/projects/ijbswa/files/
5. Kopi plus rokok :D
6. Doa dan keberanian serta semangat untuk belajar (OOT :D ).
Ok kita mulai saja prakteknya, saya anggap persiapan nomor 1 sampai 4 sudah tersedia semua. Selanjutnya kita bisa lakukan penginstalan software privoxy yang telah didownload tadi dengan mengikuti tahapan selayaknya penginstalan software lainnya (next – next sampe finish :D ).
Setelah selesai penginstalan Privoxy di komputer Windows XP tadi, perlu kita aktifkan dulu fasilitas IP Forwarding yang tersembunyi di Windows XP tadi, caranya Start – Run – regedit, lalu :
1. Cari key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
2. Buat sebuah key atau rubah valuenya jika sudah ada:
Value Name: IPEnableRouter
Value type: REG_DWORD
Value Data: 1
3. Keluar dari registry editor.
Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi/setting di privoxy, tapi sebelum itu dalam praktek ini saya menggunakan beberapa settingan IP di komputer saya:
IP LAN Server : 10.24.0.24/24
IP LAN client : 10.24.0.25/24
Untuk koneksi internet di komputer server saya menggunakan modem 3G dan dianggap sudah tersambung alias online. Next, buka software Privoxy anda yang nantinya akan ada tampilan seperti dibawah ini :
http://i41.tinypic.com/xlb584.jpg
Selanjutnya kita akan merubah konfigurasi/setting dari privoxy tersebut secara sederhana melalui menu Options – Edit Main Configuration, akan terbuka sebuah jendela notepad berjudul config.txt
http://i43.tinypic.com/v5wrnn.jpg
File config asli tersebut sebaiknya kita simpan dengan nama lain agar dilain waktu dapat kita pelajari kembali lebih jauh sehingga membuat privoxy kita lebh powerfull, di screen shoot diatas saya simpan dengan menggunakan nama config1.txt. Selanjutnya close dulu file config asli tadi yang telah kita ganti nama. Kemudian kita buka lagi config privoxy melalui cara sebelumnya lalu kita delete seluruh isinya. Lho koq seluruhnya ??? pasti banyak yang bertanya hal demikian, ini dikarenakan kita akan membuat sebuah config sederhana dengan menggunakan beberapa config dasar sehingga dapat dijadikan sebuah proxy server sederhana ;)
Dalam jendela config yang kosong tadi kita isikan beberapa baris kode sebagai berikut :
user-manual /Program Files/Privoxy/doc/user-manual
admin-address [email anda]
confdir .
logdir .
debug 1 #menampilkan seluruh log ke server
logfile privoxy.log #memberikan nama file log
log-messages   1 #seluruh koneksi akan di catat di file log server
listen-address  10.24.0.24:9192 #ip server dan port yang akan listen (diset di client).
permit-access 10.24.0.0/24 #ip network yang diijinkan menggunakan server proxy ini
toggle  0
enable-remote-toggle  0
enable-remote-http-toggle  0
enable-edit-actions 0
enforce-blocks 1
buffer-limit 4096
forwarded-connect-retries  20
accept-intercepted-requests 1
allow-cgi-request-crunching 0
split-large-forms 0
keep-alive-timeout 300
socket-timeout 300
activity-animation   1
log-max-lines 2000
log-highlight-messages 1
log-font-name Comic Sans MS
log-font-size 10
Setelah itu kita save dan tutup jendela config tadi, kemudian kita kembali ke jendela privoxy dan klik menu Option – enable untuk menjalankan configurasi yang telah kita tuliskan tadi.
http://i39.tinypic.com/10gkx1y.jpg
Sebagai langkah terakhir kita test di komputer client (dalam hal ini saya menggunakan komputer dengan Operating System Linux Ubuntu Muslim Edition) dengan menambahkan proxy sesuai dengan yang dituliskan di config privoxy komputer server tadi (10.24.0.24:9192) dan alhasil komputer client linux tersebut bisa berselancar ke dunia maya dengan menggunakan koneksi server proxy di windows.

Kamis, 01 Maret 2012

Membangun hotspot Wi-Fi di Windows 7

Membangun hotspot Wi-Fi di Windows 7



Windows 7 Ingin membuat Hotspot area di rumah, kost atau bahkan kantor dan tidak punya Wireless Router device? Jangan kawatir, jika kamu menggunakan Windows 7 dan PC atau laptop-mu di lengkapi dengan Wireless Adapter kamu dapat memanfaatkannya untuk dijadikan Wirelesss Router. Bagaimana tu caranya? Gampang, pertama download aplikasi Connectify di sini http://www.connectify.me/ selanjutnya nanti akan penulis jelaskan bagaimana menggunakannya.
Sebelum kita membahas bagimana melakukan pengaturan aplikasi tersebut, penulis ingin sedikit mengulas bagaimana cara kerja aplikasi tersebut. Connectify sendiri sebenernya memanfaatkan sebuah kelebihan dari Windows 7 yang di sebut dengan Microsoft Virtual Wifi Miniport Adapter. Jika laptop atau PC kamu sudah di lengkapi dengan Wireless Adapter otomatis Windows 7 akan menciptakan sebuah Virtual WiFi Adapter seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Sejak penulis mengetahui fitur ini, waktu itu masih Windows 7 Beta penulis juga sempat kepikiran “wah kalau begitu bisa memanfatkan Microsoft Virtual Wifi Miniport Adapter sebagai Bridge Network atau Access point ” eh taunya tidak lama setelah itu muncul aplikasi Connectify ini J
clip_image002
Karena Connectify memanfaatkan Microsoft Virtual Wifi Miniport Adapter dan tidak menggunakan Wireless adapter. Kamu tetap bisa menggunakan Wireless adapter untuk konek ke Wireless Router Device dan menggunakan Connectify sebagai Wi-Fi Hotspot tanpa saling menganggu.
Mulai sekarang tidak susah lagi untuk sharing internet di rumah atau kost, kamu bisa konek ke internet melalui ISP kesayanganmu, kemudian kamu tinggal mengaktifkan aplikasi ini selanjutnya teman-teman atau saudara kamu dapat konek ke komputermu.
Oh ya mungkin ada sedikit ide jahil nie, jika kamu dan teman-temanmu pergi ke café yang menawarkan Wi-Fi Hotspot gratis tetapi pihak café menerapkan hanya satu User untuk satu meja atau juga ketika kamu pergi ke kampus temanmu dimana untuk mengkases internet menggunakan nomor induk mahasiswa sebagai User, otomatis kamu tidak bisa kases internet karena kamu bukan mahasiswa di situ, untuk mengatasi hal tersebut kamu bisa meminta temenmu untuk mengkatifkan Connectify selanjutnya kamu bisa konek ke internet melalui laptopnya. Asyik bukan? J
Oke, selanjutnya penulis akan menjelaskan cara pangaturan Connectify ini, pada contoh ini penulis konek ke internet dengan menggunakan Wireless adapter dan kemudian mensharingnya menggunakan Connectify.
1. Setelah kamu mendownload dan menginstallnya selanjutnya Connectify akan memunculkan sebuah Wizard untuk melakukan pengaturan, muncul halaman Welcome langsung klik tombol Next.
clip_image004
2. Kemudian muncul halaman Network Name, Network name di sini adalah Service set identifier (SSID) atau mudahnya sebagai nama Access Point kamu. Ketikan nama SSID nya “andec-wifi” kemudian klik tombol Next.
clip_image006
3. Muncul halaman Password, password disini berfungsi untuk melindungi agar tidak sembarang orang bisa konek ke jaringamu, jadi untuk dapat konek ke Wi-Fi Hotspot-mu selain mengetahui SSID juga harus mengetahui password-nya. Masukan password “makanpagi” kemudian klik tombol Next.
clip_image008
4. Muncul halaman Share Connection, di sini kamu harus menentukan jaringan mana yang akan di pakai untuk akses internet. Karena penulis konek ke Wireless Router menggunakan Wireless Adapter saya pilih WLAN kemudian klik tombol Next.
clip_image010
5. Muncul halaman Complete, centang Start Hotspot after closing wizard untuk mengkatifkan Wi-Fi Hostpot secara langsung, kemudian klik tombol Next.
clip_image012
6. Tampilan Connectify dalam keadaan aktif di tandai dengan tombol Stop Hotspot yang aktif, terlihat seperti pada gambar di bawah ini.
clip_image014
7. Oke setelah Wi-Fi hotspot aktif selanjutnya kita berpindah ke PC client untuk mencoba konek. Klik pada Network tray seperti terlihat pada gambar di bawah Wi-Fi hotspot andec-wifi sudah di kenali. Untuk konek klik andec-wifi kemudian klik tombol Connect.
clip_image016
8. Selanjutnya akan muncul halaman Security Key, masukan password “makanpagi” seperti yang telah kita tetapkan di awal kemudian klik tombol OK.
clip_image017
9. Selanjutnya pada Network tray kamu bisa melihat, bahwa kamu telah berhasil konek ke andec-wifi. Untuk mencoba akses internet kamu bisa coba untuk browsing internet.
clip_image018
clip_image020
10. Oha ya, jika ada komputer yang konek ke Wi-Fi mu, maka akan di tampilkan pada Connected Client… seperti terlihat pada gambar di bawah. Dengan begitu kamu bisa mengetahui siapa saya yang konek ke Wi-Fi-mu J
clip_image021


kabel jaringan lan

Kabel Jaringan (LAN)

Kabel Local Area Network
Pertama kali LAN menggunakan kabel “coaxial”. Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan dalam sistem telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil sebagai pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi.
Local Area Network menggunakan empat tipe kabel :
  • Coaxial
  • Unshielded Twisted Pair (UTP)
  • Shielded Twisted Pair (STP)
  • Fiber Optik
Kabel Coaxial

Kabel coaxial terdiri dari :
  • sebuah konduktor tembaga
  • lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.
  • sebuah lapisan paling luar.
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet” :
  • adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
  • merupakan kabel “original” Ethernet.
  • tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
10Base2 / Kabel “Thinnet”:
  • adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.
  • mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.
  • menggantikan “Thicknet”.
  • tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
“Unshielded Twisted Pair”


Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :
Kategori
Performansi (MHz)
Penggunaan
Cat 1
1
Voice, Mainframe, Dumb Terminal
Cat 2
4
4 MB Token Ring
Cat 3
10
10MB Ethernet
Cat 4
20
16 MB Token Ring
Cat 5
100
100 MB Ethernet
“Shielded Twisted Pair”

“Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
Kelemahan kabel STP
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
  • Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
  • Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
  • Harganya cukup mahal.
Kabel Fiber Optik


Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kelebihan menggunakan kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya :
  • Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
  • Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
  • Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.

Kamis, 29 September 2011

bouncer

Sebenarnya artikel ini sudah banyak yang bahas, sudah lama sekali, namun karena
ada teman sesama blog yang request tentang apa itu bnc? ya kita harus beritahu
dong, biar bloggers pintar semua hehehehehe.
Buat yang udah master 'dipersilahkan lihat artikel yang laen aja yak :P'

Dalam memahami "pengertian BNC", lita akan menggunakan kalimat yang sederhana.

Ok langsung saja apa itu BNC??
BNC adalah singkatan dari Bouncer, merupakan sebuah script yang diberikan secara
gratis oleh para penyedia boucer untuk kepentingan chatting di dunia IRC.

Lalu, apa kegunaan BNC / Bouncer?
BNC / Bouncer mempunyai kegunaan yang sangat besar dalam dunia chatting IRC,
seperti :
1. Menyembunyikan IP Address kita pada saat chatting.
2. Agar Nick kita tetap online 24 Jam, walapun kita sudah tidak chatting lagi.
Penjelasan:
Pada saat kita menggunakan Bouncer, maka server kita adalah server dari
Bouncer itu sendiri, lalu kemudian ketika kita menambahkan IRC server
Favorite kita, maka server dari Bouncer itu melakukan koneksi ke IRC server
yang kita tambahkan tadi, apabila IRC server benar maka Boncer Memberikan
Informasi bahwa kita telah terkoneksi ke IRC server, dan kita bisa koin ke
Chanel-chanel(room) kesayangan kita.
Apabila kita memutuskan Koneksi IRC sever maka kita masih tetap Online, ini
dikarenakan kita menggunakan server Bouncer yang fungsinya agar menjaga nick
kita tetap online. ( Server Bouncer online 24Jam)

Waduh ribet amat nih??
Nih kita langsung ke contoh:
misal server Bouncer kita adalah thondi.ganteng.com:1234 dan IRC server
adalah irc.kang.thondi.com:6667 (anggap saja kita telah menambahkan
IRC server keserver Bouncer), Nick kita thondi^online, channel #binas.

Penjelasan contoh:
Ketika Nick thondi^online melakukan koneksi ke server bouncer yakni
thondi.ganteng.com:1234, maka thondi.ganteng.com meneruskan koneksi ke
irc.kang.thondi.com:6667. apabila koneksi ke irc.kang.thondi.com berhasil
maka bouncer akan memberitahukan kita bahwa kita telah tekoneksi ke irc
server dan langsung join ke chanel #binas. -==== saatnya bercatting ria ====-
apabila kita sudah selesai chatting dan memutuskan koneksi bouncer, maka
disinilah fungsi utama dari bouncer, yakni nick kita tetap online 24 jam.
Walaupun sudah offline, Nick thondi online tetap melakukan koneksi ke
irc.kang.thondi.com dengan meminta bantuan koneksi ke thondi.ganteng.com
sebagai server bouncer.
Bagaimana sudah paham? atau masih belum?
saran : Sebaiknya langsung saja menggunakan BNC biar lebih jelas.

3. Ada fasilitas seperti, nick offline, pesan ketika keluar irc, pesan ketika
away(sedang tidak ditempat/offline)

4. Memberikan LOG atau mengirimkan query /pesan yang dikirim user lain pada
saat kita offline. jadi pada saat kita offline dan ada teman kita mengirimkan
pesan 'hy' pada nick kita, maka BNC akan merekam kata 'hy' tersebut, dan
menyampikannya pada saat kita online kembali.

Hmm saya rasa penjelasannya sudah cukup banyak dan cukup akurat untuk mengetahui tentang BNC, untuk lebih jelasnya silahkan adan praktekkan sendiri dengan menggunakan Bouncer, Met coba.

UDP flood

UDP adalah denial-of-service (DoS) dengan menggunakan User Datagram Protocol (UDP), sebuah protokol jaringan komputer bernegara.

Menggunakan UDP untuk denial-of-serangan layanan tidak sesederhana dengan Transmission Control Protocol (TCP). Namun, serangan banjir UDP dapat dimulai dengan mengirimkan sejumlah besar paket UDP ke port acak pada sebuah host remote. Akibatnya, tuan rumah jauh akan:

     Periksa aplikasi yang mendengarkan di port tersebut;
     Lihat tidak ada aplikasi yang mendengarkan di pelabuhan itu;
     Balas dengan sebuah paket ICMP Destination Unreachable.

Dengan demikian, untuk sejumlah besar paket UDP, sistem korban akan dipaksa mengirimkan banyak paket ICMP, akhirnya mengarah untuk menjadi terjangkau oleh klien lain. Alamat IP dari paket keluar juga mungkin palsu, memastikan bahwa paket ICMP kembali berlebihan tidak mencapai penyerang, secara bersamaan sehingga sulit untuk menentukan sumber serangan.

Serangan ini dapat dikelola dengan mengerahkan firewall pada titik-titik kunci dalam jaringan untuk menyaring lalu lintas jaringan yang tidak diinginkan. Calon korban tidak pernah menerima dan tidak pernah menanggapi paket UDP berbahaya karena firewall berhenti mereka.

Super Junior - Mr Simple